Thursday, August 2, 2007

Ungu : Ingin Surga, Tanam Ikhlas

”Mampukah kau untuk berbagi tanpa hasrat ingin diberi…”. Sengaja saya tempatkan potongan syair soundtrack sinetron ‘Soleha’ yang didendangkan oleh kelompok band ngetop saat ini, Ungu. Karena kata-katanya dalem banget.

Saya tertarik sekali membicarakan group band Ungu sebagai penyanyinya. Ungu adalah adalah salah satu kelompok band populer di Indonesia. Memang Ungu bukanlah Dewa dengan ke-Idealis-Teokratis-nya. Ungu bukanlah Letto dengan syairnya yang syarat Puitis-Dialektis. Dan juga bukan Nidji dengan stylenya yang mirip-mirip grup band luar. Ungu adalah Band ”biasa” namun tetap bisa menjaga tingkat popularitasnya, mungkin dengan menjual titel ”biasa”-nya itu.

Beberapa waktu yang lalu sempat tersebar kabar bahwa Ungu adalah band Setan. Hal ini dapat dilihat dengan adanya dua tanduk dan sedikit ekor pada huruf ”g” dalam kata ungu. Hal ini tentu saja menimbulkan banyak kontroversi. Bahkan banyak sekali yang menyetujui secara buta tuduhan ini. Namun mereka yang setuju, tidak hanya asal bicara. Mereka merasa ada kaitan antara isu tersebut dengan banyaknya korban yang meninggal ketika menonton grup band kenamaan ini. Ah ada-ada saja...!

Namun seiring waktu, isu itu akhirnya redup dengan sendirinya. Entah mungkin karena sempat digundulinya Pasha sang vokalis sebagai wejangan buang sial? Ah saya tidak mau terlalu serius menanggapi hal klenik seperti ini.

Setelah sempat menyayikan soundtracknya film coklat strawbery, band ini kembali menjadi pedendang soundtrack salah satu sinetron di TV. Ikhlas adalah judul lagu soundtrack sinetron SOLEHA. Memang lagu ini bukan sebagai lagu pertama Ungu yang berjender Religi. Karena tahun lalu mereka sempat mengeluarkan album untuk memeriahkan Bulan Suci Ramadhan yang beraliran religius.

Ini membuktikan bahwa hal-hal klenik tidak harus kita tanggapi dengan serius. Apalagi kalau kita mau sedikit memikirkan isi dari lirik lagunya IKHLAS - OST SOLEHA

-----------------

saat dunia berhenti berputar saat manusia tak sanggup lagi berharap ketika mentari tak sanggup lagi berjanji menyinari dunia yang tlah kau singgahi mampukah kau untuk berbagi tanpa hasrat ingin diberi dihadapanNya...dihadapanNya…
ya Allah sesungguhnya manusia tak kan bisa menikmati surga tanpa ikhlas di hatinya sesungguhnya manusia tak kan bisa menyentuh nikmatNya tanpa tulus dihatinya

----------------------

Bagaimana menurutmu liriknya? Apkah kita semua sudah ikhlas sehingga mau masuk surganya Gusti Alloh.

No comments: